Anak adalah titipan Allah kepada orang tua yang harus diisi muatan dirinya dengan hal-hal positif. Anak terlahir tanpa baju, tanpa ilmu tapi membawa nilai-nilai alamiah yang jujur dan tanpa kebohongan. Kecakapan dan kemampuan anak tak dibawa sejak ia dilahirkan. Justeru itu orangtua harus menggali bakat anak, namun sebaiknya dilakukan secara natural tanpa paksaan.
Saya bukanlah seorang psikolog atau punya latar belakang sebagai guru anak, atau embel-embel lain yang berhubungan dengan anak. Hanya saja saya punya anak.
Sebagi seorang peneliti, saya tertarik serius untuk mengamati perkembangan dan keunikan anak saya sendiri sejak sekolah usai. Walaupun dulunya saya juga berupaya menuliskan catatan-catatan kemajuan Najmi, namun tak seserius setahun belakangan ini.
Banyak ilmu yang saya dapatkan dengan keasyikan mengamati anak.
Saya berkesimpulan sebenarnya anak-anak kita itu sangatlah cerdas dan terus ingin meningkat hari ke harinya, bila iya dilayani, digauli dengan baik, dianggap kehadirannya di dalam keluarga dan di dengarkan usulannya.
Subhanallah sekali,.... Di samping itu saya sendiri menjadi makin sabar, makin memahami akan hadirnya anak. Saya juga makin sadar kalau anak adalah aset dunia wal akhirat. Justeru itu harap kita bersabar dan selalu berupaya yang terbaik dalam mendidik anak-anak kita.
Merunut kebelakang dan ingin share bagaimana teknik yang telah saya lakukan dalam Menggali potensi anak, saya telah tuturkan dalam buku yang saya tulis sebagai sharing dan kontribusi saya untuk ibu-ibu, maka saya urut sebagai berikut :
1. Mengenalkan
Apapun bakat anak yang akan digali, misalnya ingin anak suka buku, pintar menggambar, suka musik, dan segala macam yang diinginkan orangtua, harus dimulai dari tahap pengenalan dulu. Trick bagaimana mengenalkan sesuatu telah share dibuku HEYCA (How to Explore your Child Ability). Berbagai cara bisa dilakukan sesuai dengan kondisi keluarga. Tak perlu harus membutuhkan waktu khusus, tapi dapat saja disambi dengan aktivitas lain.
2. Mengamati
Bila anda ingin menggali bakat anak yang belum jelas mau diarahkan kemana, anda bisa mengamati kecenderungan yang muncul dari anak. buatlah catatan tentang kemajuan anak, hingga anda punya referensi yang jelas untuk mengarah terwujudnya dan munculnya bakat anak tersebut.
3. Berikan respon
Setelah Anda punya data, akan kecenderungan yang muncul dari anak, berikanlah respon anda. Saya terus terang tidak bermaksud menjadikan Najmi pintar menggambar, tapi semuanya mengalir sesuai dengan kondisi saya saat itu yang masih sekolah, harus membaca jurnal sembari jaga najmi di rumah. Namun iya suka sekali dengan pena, mengoret jurnal-jurnal saya. Ia juga senang karakter, minta dibikinkan gambar ini dan itu, dan suka sekali dengan alat tulis. Saya tak tahu, saat itu apa ujung dari semua kecenderungan anak. Namun kami berikan respon, selagi tak membahayakan kecenderungan anak kami salurkan.
4. Membantu tumbuh dan berkembangnya bakat anak
Ini artinya orangtua harus menyediakan waktu bersama anak. Ketika anak minta dibuatkan gambar, cobalah berusaha bisa memenuhi keinginan anak. permintaanya itu berarti wujud dari kecenderungan dan ketertarikan. Jangan bilang, "aduh mama nggak bisa". Berusahalah dulu, mengatakan tidak bisa atau lagi sibuk adalah suatu aksi penolakan ortu untuk munculnya cikal bakal bakat anak anda.
5. Memberikan penghargaan
Bila anak telah berbuat walaupun kecil sekalipun, keluarkanlah kata-kata pujian untuk menyemangatinya agar terus berkarya. anak akan senang sekali. Najmi malah melaporkan karya-karyanya kepada mami atau papinya. ini artinya anak minta dihargai, minta di support. bila anak belum bisa mengekspresikan informasi ini bisa diterapkanuntuk balita Anda. Tidak berlebihan rasanya untuk mengatakan "good job, pintar, bagus, atau sugooii" kepada anak-anak kita.
6. Memupuk Bakat
Bakat anak tidak spontanitas akan keluar. Untuk itu kecenderungan dan ketertarikan anak pada sesuatu yang bernilai positif perlu di pupuk, agar benar-benar teridentifikasi apa sesungguhnya yang anak sukai.
7. Ikut berkarya bersama anak
Agar anak termotivasi, sediakan waktu untuk berkarya bersama anak. anak akan senang.
8. Memberikan support dan melengkapi sarana
Bila bakat anak telah kelihatan, maka berikanlah support untuk penunjang bakat anak tersebut. Lengkapi kebutuhan atau saran penunjang. Tak harus mahal, semuanya bisa disiasati. Najmi tak harus menggambar di kertas HVS cantik, atau buku gambar, tapi kertas apa saja, termasuk bekas print an saya yg halaman belkangnya masih kosong. Kertas dus, kartoon bekas wadah makanan atau snack, dll.
8. Waspada
Ortu perlu waspada dalam menggali dan menemukan bakat anak. Namanya juga anak kecil belum mutlak bisa membedakan yang baik dan yang nggak. Untuk itu hindari hal-hal yang tak diinginkan. Misal dalam kasus anak yang hobi menggambar, hindarkan dokumen penting anda agar tidak di gambari anak.
9. Kembangkan bakat anak
Mengamati kecenderungan anak sendiri, anak pun ingin terus berkembang. Agar bakat anak tidak hilang, maka kembangkanlah bakatnya. Banyak cara yang bisa dilakukan. Misalnya anak Anda suka menggambar, manfaatkan potensinya untuk membuat hiasan pada baju yang anda jahitkan untuknya, membuat kartu bermain sendiri, membuat pajangan unik menggunakan gambar anak anda, dll.
Anda akan terasa terbantu bila sedari dini anda menggali bakat anak anda. Cara pandang anak terhadap kehidupan akan berbeda, dia menikmati hari-harinya sebagaimana orangtuanya yang juga punya program dengan kegiatannya. Anak nggak akan terasa menganggu anda. Karena tiap hari dia bisa menyalurkan energinya untuk mengaktualisasikan keinginannya. Hari-harinya tentu akan dihiasi dengan kesenangan hatinya. Juga anak akan tahu manfaat waktu sedari dini. Besarnya nanti insyaAllah akan selalu berkarya dan memanfaatkan waktu, bila kita terus menggali potensi diri anak.
Bagi orangtua?
Anda akan bisa bisa beraktivitas tanpa mencuekin anak. Anda berkarya, ia pun akan berkarya disamping Anda. Komunikasi dan interaksi anda dengan anak akan semakin menarik, karena anak telah mulai menemukan hal-hal unik yang akan dilaluinya seterusnya. karena anak makin kritis terhadap sesuatu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar